Kamis, 09 Juni 2011

Penjelasan Al Quran Tentang Tempat-Tempat

Penjelasan Al-Qur`an tentang Tempat-Tempat

Al-Qur`an memberikan informasi rinci mengenai beberapa nabi, umat mereka, dan tempat-tempat tinggal mereka. Allah juga menarik perhatian kita pada tempat-tempat yang sesuai untuk permukiman, lingkungan-lingkungan yang bermanfaat untuk kesehatan manusia, dan suasana yang menyenangkan untuk kehidupan kita.


TEMPAT-TEMPAT BERNAUNG

Sejalan dengan pemberian informasi kepada orang-orang beriman tentang di mana Nabi Isa a.s. dan ibu beliau Maryam menetap, Al-Qur`an juga memberikan tanda-tanda tentang kualitas tempat bernaung,

"Dan telah Kami jadikan (Isa) putra Maryam beserta ibunya suatu bukti yang nyata bagi (kekuasaan Kami), dan Kami melindungi mereka di suatu tanah tinggi yang datar yang banyak terdapat padang-padang rumput dan sumber-sumber air bersih yang mengalir." (al-Mu`minuun [23]: 50)

Setelah kelahiran Nabi Isa, Maryam menetap bersama dia di suatu daerah. Satu hikmah dari tempat itu adalah dengan adanya sebuah sungai yang mengalir di kawasan tersebut. Di atas segala-galanya, lokasi seperti itu dikaruniai dengan air yang melimpah, yang amat penting untuk kehidupan. Sungai juga memfasilitasi kebersihan tubuh dan lingkungan, sebagaimana juga menjamin berfungsinya organ-organ tubuh dengan sepatutnya. Terpuruk dalam keadaan kekurangan air untuk rentang waktu yang lama dapat menimbulkan malapetaka yang cukup serius, termasuk kematian. Hidup di suatu tempat di mana sumber air cukup tersedia memungkinkan manusia mempunyai suplai air untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, air yang bersih dan untuk kebutuhan lain-lain. Sebuah permukiman yang kaya sumber air tentu saja memberikan banyak manfaat kepada kawasan tersebut. Sejarah menunjukkan bahwa peradaban tercipta pada kawasan-kawasan aliran sungai yang banyak memberikan keuntungan pada manusia. Sebagaimana tersebut dalam ayat tadi, sebuah sungai yang airnya mengalir dari tepi sebuah gunung atau bukit memberikan kesuburan pada delta-delta aliran sungai itu. Secara bertahap, kawasan aliran sungai menjadi kawasan kaya mineral dan sumber makanan. Kawasan seperti itu sangat besar sumbangsihnya pada kualitas dan produktivitas pertanian. Sungai memfasilitasi irigasi dan memberikan sumbangan pada kesuburan dan pertumbuhan tanaman-tanaman. Kawasan aliran sungai juga dapat meningkatkan produktivitas peternakan hewan.

Alasan lain mengapa sungai-sungai menjadi elemen kunci untuk semua peradaban adalah bahwa sungai-sungai tersebut menunjang aktivitas-aktivitas komersial dan sosial, seperti pelayaran, transportasi, dan perikanan. Sebagai contoh, dengan memanfaatkan Sungai Nil bangsa Mesir mencapai kemajuan dalam bidang budaya dan peradaban.

Di samping keuntungan-keuntungan penting dalam bidang sosial dan komersial, keindahan pemandangan dari sebuah sungai merupakan karunia lain untuk nurani manusia. Sumber-sumber air yang tentu saja menyenangkan pandangan mata dan telinga memberikan satu pemandangan yang indah dan membuat kawasan permukiman seperti itu lebih berharga. Keuntungan-keuntungan ini, yang hanya beberapa saja yang sudah kita sebut, kiranya memadai untuk menunjukkan bahwa tempat-tempat dengan simpanan air yang melimpah adalah lebih sesuai untuk permukiman. Allah juga menunjuk pada fakta ini dengan penjelasan sebuah tempat di mana Maryam dan putranya, Nabi Isa, menetap.


TEMPAT-TEMPAT INDAH

Di dalam ayat-ayat mengenai surga, Allah menunjuk pada tempat-tempat dan lingkungan yang indah. Kebun-kebun termasuk di dalam tempat-tempat seperti itu, sebagaimana kita baca,

"Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?, kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya." (ar-Rahmaan [55]: 62-64)

Allah telah menciptakan manusia dan tahu apa yang paling menyenangkan jiwa seseorang. Kesenangan seseorang yang didapatkan dari lembah hijau merupakan satu wujud dari kenyataan ini.

"Tetapi orang-orang yang bertaqwa kepada Tuhannya mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi, di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Allah telah berjanji dengan sebenar-benarnya. Allah tidak akan memungkiri janji-Nya." (az-Zumar [39]: 20)

Tempat-tempat dengan "sungai-sungai mengalir di bawahnya" ada disebutkan dalam ayat-ayat tentang surga. Tempat-tempat tinggal dan tempat-tempat peristirahatan di dalam surga disebutkan dibangun di atas kawasan-kawasan seperti itu. Janji Allah untuk melimpahkan karunia kepada hamba-hamba-Nya yang bertaqwa, yang berwujud tempat-tempat dengan sungai-sungai mengalir di bawahnya merupakan satu tanda yang jelas dari tempat yang dipenuhi rahmat, tempat-tempat yang mana yang juga ada di dunia. Kebun-kebun buah-buahan juga disebutkan di dalam Al-Qur`an sebagai tempat-tempat yang indah. Allah menciptakan berbagai ragam buah-buahan yang mempunyai rasa yang berbeda-beda, padahal tumbuh-tumbuhan itu hidup di atas tanah yang sama. Cabang-cabang pohon yang sarat dengan buah-buahan dan kebun-kebun dari pohon-pohon seperti itu jelas termasuk ke dalam lingkungan tempat-tempat indah di dunia. Lagi, dari Al-Qur`an kita mengetahui tempat-tempat laksana indahnya kebun-kebun di dalam surga yang menakjubkan yang akan menjadi tempat kehidupan abadi. Sebuah ayat yang merujuk pada kebun-kebun dan buah-buahan berbunyi sebagai berikut.

"Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya, yang demikian itu tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (al-An'aam [6]: 99)

Tandan pohon kurma tempat "tandan-tandan buah-buah kurma bergantungan" sangat menakjubkan pandangan, demikian pula rasa buahnya. Di samping itu kebun-kebun anggur, zaitun, dan delima yang berbeda-beda rasa dan warnanya memberikan pemandangan mengesankan mulai dari saat awal pembuahan hingga ke waktu matang sepenuhnya.
http://www.harunyahya.com/indo/buku/keindahan7.htm